NUR ALFIATUN NIKMAH F1071221038 PPI
REVIEW JURNAL
Judul : Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik terhadap Prestasi Belajar Siswa
Jurnal : Jurnal Kependidikan
Volume dan Halaman : Volume 44 Nomor 2 Halaman 168-174
Tahun : 2014
Penulis : Arylien Ludji Bire, Uda Gerdaus, dan Josua Bire
Akses Link : https://journal.uny.ac.id/index.php/jk/article/view/5307
Reviewer : Nur Alfiatun Nikmah
Tanggal : 18 Oktober 2022
Abstrak
Abstrak dari jurnal ini berisi tentang tujuan dari penelitian yang dilakukan, teknik pengumpulan data dan populasi serta sampel yang digunakan yang digunakan dalam penelitian. Terdapat uji hipotesis dengan dua analisis regresi linear, yaitu berganda dan sederhana. Ada pula penjelasan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan.
Pendahuluan
Pendahuluan pada jurnal ini menjelaskan gaya belajar. Dalam kegiatan belajar, siswa dibantu dan diarahkan untuk mengenali gaya belajar yang sesuai dengan dirinya sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif. Tiga type dalam gaya belajar yaitu visual, auditorial, dan kinestetik.
Dalam penelitian ini menggunakan preferensi sensori yaitu gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Preferensi sensori tersebut digunakan karena proses kegiatan belajar siswa dapat diamati secara langsung melalui alat indra. Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui . Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui . Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui . Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui . Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui . Berdasarkan preferensi sensori, visual belajar melalui sesuatu yang dilihat, auditorial belajar melalui dengan mendengar, dan kinestetik belajar dengan gerak, bekerja, dan menyentuh.
Penelitian ini dilakukan terhadap siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014 yang belum memahami gaya belajarnya masing-masing sehingga belum dapat memaksimalkannya dalam proses belajar.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gabungan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Populasi siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang berjumlah 133 orang yang tersebar pada dua kompetensi keahlian, yakni Teknik Konstruksi Kayu dan Teknik Konstruksi Batu Beton serta menentukan jumlah sampel dengan teknik tertentu. Setelah, dihitung jumlah sampel penelitian berjumlah 100 orang. Teknik pengumpulan data berupa angket dirancang dengan skala Likert, sedangkan dokumentasi untuk mengumpulkan data prestasi belajar sebagai variabel dependen. Data yang diperoleh dianalisis dengan regresi linear berganda dan sederhana dengan bantuan Program SPSS.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
Hasil penelitian dari jurnal ini menyatakan bahwa gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik berpengaruh pada prestasi belajar siswa itu berada dalam kategori cukup kuat. Teori mengenai gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, mendukung hasil penelitian ini, yaitu variabel Gaya Belajar Visual (X1), Gaya Belajar Auditorial (X2), dan Gaya Belajar Kinestetik (X3) secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Prestasi Belajar (Y) siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014 dengan persentase sebesar 62,91%, sedangkan sisanya 37,09% diprediksi dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, misalnya faktor internal dan eksternal.
1. Gaya belajar visual
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual memiliki hubungan positif dengan prestasi belajar, koefisien gaya belajar visual sebesar 0,127; artinya semakin tinggi penggunaan gaya belajar visual maka semakin tinggi prestasi belajar siswa. Gaya belajar visual adalah salah satu gaya belajar siswa yang lebih menekankan pada siswa lebih mudah mempelajari materi pelajarannya melalui melihat, memandangi, atau mengamati objek belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya belajar visual (X1) memiliki pengaruh sebesar 66,55% terhadap variabel prestasi belajar siswa (Y) pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014.
2. Gaya belajar auditorial
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditorial memiliki hubungan positif dengan prestasi belajar, koefisien gaya belajar auditorial sebesar 0,166, artinya semakin tinggi penggunaan gaya belajar auditorial maka semakin tinggi prestasi belajar siswa. Siswa dengan gaya belajar auditorial lebih mudah mencerna, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan jalan mendengarkan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya belajar auditorial (X2) memiliki pengaruh sebesar 70,85% terhadap variabel prestasi belajar (Y) siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014.
3. Gaya belajar kinestetik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar kinestetik memiliki hubungan positif dengan prestasi belajar. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien gaya belajar kinestetik sebesar 0,148, artinya semakin tinggi penggunaan gaya belajar kinestetik maka semakin tinggi prestasi belajar siswa. Siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih menyukai belajar melalui gerakan atau sentuhan dan sering mengeluarkan ungkapan seperti ‘biarkan saya mencobanya terlebih dahulu’, ‘rasanya hal itu ada benarnya’, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya belajar kinestetik (X3) memiliki pengaruh sebesar 69,54% terhadap variabel prestasi belajar (Y) siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014.
Kesimpulan
Gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa pada Jurusan Bangunan SMK Negeri 5 Kupang Tahun Ajaran 2013/2014. Terdapat pula saran yang dapat diberikan kepada beberapa pihak, antara lain : Pertama, bagi siswa agar lebih mengenal dan memahami karakteristik gaya belajar supaya dapat melakukan proses belajar dengan baik. Kedua, bagi guru agar lebih mengenal dan memahami karakteristik dari gaya belajar siswa sehingga dapat disesuaikan dengan gaya pembelajaran guru. Ketiga, bagi sekolah agar memperhatikan gaya belajar siswa dapat disesuaikan dengan gaya pembelajaran guru dan sarana serta prasarana sekolah. Keempat, bagi masyarakat agar menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga proses pembelajaran dapat menghasilkan prestasi belajar yang baik. Kelima, bagi instansi dalam bidang pendidikan agar memperhatikan hal-hal yang mendukung gaya belajar siswa hingga menghasilkan prestasi belajar siswa, seperti perpustakaan daerah, laboratorium, dan lain-lain. Keenam, akademisi yang melakukan penelitian agar lebih memperhatikan gaya belajar siswa yang mempengaruhi prestasi belajar siswa.
Kelebihan
Pembahasan dilengkapi dengan teori yang tepat.
Kekurangan
Beberapa perhitungan dijelaskan secara deskriptif, tidak menggunakan tabel perhitungan, sehingga tidak mudah dipahami. Abstrak belum menunjukkan keseluruhan penelitian yang dilakukan.
Referensi
Bire, A.L.,Gerdaus, U. & Bire, Josua. (2014). Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Kependidikan, 44(2), 168-174.